
Kegiatan Diniyah Ramadhan 1447 Hijriah di MTsN 1 Aceh Besar terus menjadi sarana pembinaan spiritual bagi peserta didik selama bulan suci Ramadhan. Salah satu sesi kegiatan yang berlangsung pada Senin, 2 Maret 2026 di Mushalla madrasah menghadirkan Subhan, S.Pd.I. sebagai pemateri yang menyampaikan kajian tentang tingkatan puasa menurut Imam Al Ghazali sebagaimana dijelaskan dalam kitab Ihya Ulumuddin.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX serta didampingi oleh dewan guru dan tenaga kependidikan. Suasana mushalla tampak khidmat ketika para siswa menyimak materi yang disampaikan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus membentuk karakter peserta didik selama bulan Ramadhan.
Dalam pemaparannya, Subhan menjelaskan bahwa puasa tidak hanya dimaknai sebagai ibadah menahan lapar dan dahaga sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Lebih dari itu, puasa merupakan latihan spiritual yang bertujuan untuk membentuk kepribadian yang lebih baik serta meningkatkan kualitas keimanan seorang muslim.
Mengutip pemikiran Imam Al Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin, beliau menyampaikan bahwa puasa terbagi menjadi tiga tingkatan utama yang menggambarkan kualitas ibadah seseorang. Tingkatan pertama adalah puasa umum, yaitu puasa yang menahan diri dari makan, minum, dan hal hal yang membatalkan puasa secara lahiriah. Pada tingkatan ini seseorang telah menjalankan kewajiban puasa, namun anggota tubuh seperti lisan, mata, dan hati belum tentu sepenuhnya terjaga dari perbuatan yang dapat mengurangi nilai ibadah.

Tingkatan kedua adalah puasa khusus. Pada level ini seseorang tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga seluruh anggota tubuh dari perbuatan dosa. Mata dijaga dari melihat yang tidak baik, lisan dijaga dari perkataan dusta, ghibah, dan ucapan yang tidak bermanfaat, serta anggota tubuh lainnya dijaga dari berbagai bentuk maksiat.
Adapun tingkatan tertinggi adalah puasa khususul khusus. Pada tingkatan ini seseorang tidak hanya menjaga perilaku lahiriah, tetapi juga menjaga hati dari pikiran duniawi yang berlebihan. Hatinya dipenuhi dengan kesadaran untuk selalu mengingat Allah dan memfokuskan diri pada ibadah serta kedekatan spiritual kepada-Nya.
Melalui materi ini, para siswa diajak untuk memahami bahwa ibadah puasa memiliki kedalaman makna yang lebih luas daripada sekadar menahan lapar dan dahaga. Puasa menjadi sarana untuk melatih kesabaran, memperbaiki akhlak, serta membangun kesadaran spiritual yang lebih kuat.
Kegiatan Diniyah Ramadhan merupakan program pembinaan keagamaan yang secara rutin dilaksanakan oleh MTsN 1 Aceh Besar selama bulan Ramadhan. Melalui kegiatan ini, madrasah berkomitmen menanamkan nilai nilai keislaman yang kuat agar peserta didik tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari hari.