0 Comments

Dalam rangka melahirkan kader-kader pemimpin muda yang tangguh, bertanggung jawab, memiliki integritas tinggi, serta cakap dalam berorganisasi, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Aceh Besar secara resmi menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi jajaran pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM). Agenda tahunan yang dikemas lewat program intensif Leadership OSIM ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari berturut-turut, mulai Jumat hingga Sabtu, 22-23 Mei 2026, dengan memanfaatkan ruang Mushala MTsN 1 Aceh Besar sebagai pusat seluruh rangkaian kegiatan.

Rangkaian acara seremonial pembukaan yang dilaksanakan pada Jumat pagi, 22 Mei 2026, dipandu secara apik dan tertib oleh duet pembawa acara, Wilda Marjana dan Nur Afni. Suasana khidmat bercampur religius langsung terasa menyelimuti ruangan tatkala ayat-ayat suci Al-Qur’an dikumandangkan secara merdu oleh Siti Khadijah. Nuansa spiritualitas khas madrasah tersebut semakin kental dan menyentuh hati para peserta saat lantunan syahdu salawat badar dibawakan secara kolaboratif oleh Khairunnisak bersama Siti Khadijah, yang kemudian diikuti secara serempak oleh seluruh jajaran guru dan peserta yang hadir.

Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Kepala MTsN 1 Aceh Besar, Aizuddin, S.Pd.I. Dalam pokok-pokok sambutan dan arahannya, beliau memberikan motivasi besar sekaligus menekankan bahwa LDK merupakan kawah candradimuka yang sangat penting bagi penempaan karakter siswa. Beliau menyampaikan bahwa seorang pengurus OSIM harus mampu menjadi role model atau teladan yang baik bagi seluruh siswa lainnya, baik dalam hal kedisiplinan akademik maupun penegakan akhlakul karimah. Kepala Madrasah berharap melalui pelatihan ini akan lahir sosok-sosok pemimpin visioner yang siap membawa nama baik madrasah ke tingkat yang lebih tinggi

Setelah dibuka secara resmi, acara dilanjutkan dengan penyampaian sambutan dan pengantar materi oleh Pembina OSIM MTsN 1 Aceh Besar, Yusriadi, S.Pd. Dalam pemaparannya yang interaktif, beliau mengupas tuntas mengenai esensi utama dari sebuah kepemimpinan serta seni di dalam menakhodai roda organisasi. Beliau mengingatkan para siswa bahwa dinamika organisasi di tingkat madrasah merupakan miniatur awal untuk melatih kepekaan sosial, kemampuan berkomunikasi, manajemen waktu, hingga keterampilan dalam memecahkan masalah (problem solving) secara bijaksana sebelum nantinya mereka terjun ke tengah masyarakat luas.

Usai upacara pembukaan formal rampung dilaksanakan, para pengurus OSIM langsung diarahkan untuk memasuki agenda inti, yaitu penyampaian materi-materi pokok Latihan Dasar Kepemimpinan. Sepanjang pelaksanaan di hari pertama, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan sangat baik, tertib, lancar, dan kondusif. Pancaran aura antusiasme yang tinggi serta semangat pantang menyerah terlihat jelas dari raut wajah para pengurus OSIM saat mengikuti sesi diskusi kelompok dan dinamika forum. Hal ini menunjukkan kesiapan mental dan spiritual yang matang dari generasi muda MTsN 1 Aceh Besar untuk bertumbuh menjadi calon-calon pemimpin masa depan yang mandiri, berkarakter religius, dan siap mengabdi demi kemajuan agama, bangsa, dan negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *