Dalam rangka memperkuat kesiapan menghadapi pelaksanaan akreditasi sekaligus menyatukan langkah dalam menyambut tahun ajaran baru, MTsN 1 Aceh Besar melaksanakan kegiatan Sosialisasi Persiapan Akreditasi dan Rapat Awal Tahun Ajaran 2026/2027 pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Madrasah, Pengawas Madrasah, Asesor Akreditasi, guru, serta tenaga kependidikan MTsN 1 Aceh Besar.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya madrasah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta mempersiapkan seluruh dokumen dan bukti pendukung yang diperlukan dalam proses akreditasi. Selain itu, kegiatan juga menjadi momentum untuk menyusun langkah strategis dan program kerja madrasah pada tahun ajaran 2026/2027.

Acara diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh Lisa Wildana, S.Pd.I. Rangkaian pembukaan berlangsung dengan tertib dan khidmat sebagai awal dari kegiatan sosialisasi yang diharapkan dapat memberikan pemahaman menyeluruh kepada seluruh peserta mengenai tahapan dan instrumen akreditasi.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Pengawas Madrasah, Darwati, S.Ag. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa akreditasi bukan sekadar kegiatan administratif untuk memperoleh nilai tertentu, melainkan bagian dari proses penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Darwati juga mengingatkan bahwa keberhasilan dalam menghadapi akreditasi sangat bergantung pada komitmen, kerja sama, kedisiplinan, dan tanggung jawab seluruh unsur madrasah. Setiap bidang perlu memahami tugasnya masing-masing serta memastikan bahwa program yang telah direncanakan benar-benar dilaksanakan dan didukung oleh bukti yang jelas, teratur, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, kelengkapan dokumen harus berjalan seiring dengan pelaksanaan nyata di lingkungan madrasah. Oleh karena itu, seluruh guru dan tenaga kependidikan diharapkan tidak hanya berfokus pada pengumpulan berkas, tetapi juga memastikan bahwa setiap program, layanan, dan kegiatan pendidikan benar-benar memberikan dampak positif bagi peserta didik.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Kepala MTsN 1 Aceh Besar, Aizuddin, S.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan semangat kebersamaan serta memperkuat koordinasi dalam menghadapi proses akreditasi.
Aizuddin menegaskan bahwa pencapaian hasil akreditasi terbaik memerlukan kesungguhan dan keterlibatan bersama. Setiap unsur madrasah memiliki peran penting dalam menyiapkan dokumen administrasi, bukti fisik, laporan program, data pendukung, serta berbagai bentuk dokumentasi yang menunjukkan pelaksanaan program secara nyata.
Beliau juga mengharapkan agar proses persiapan akreditasi dapat dilakukan secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan. Dengan demikian, seluruh pekerjaan dapat diselesaikan secara bertahap dan tidak hanya dilakukan ketika jadwal akreditasi semakin dekat.

Memasuki sesi inti, materi mengenai persiapan akreditasi disampaikan oleh Asesor Akreditasi, Suwarni, S.Pd.I., M.A. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai instrumen dan komponen yang perlu diperhatikan oleh madrasah dalam menghadapi proses penilaian akreditasi.
Materi yang disampaikan mencakup pentingnya kelengkapan administrasi, kesesuaian dokumen dengan pelaksanaan program, ketersediaan bukti fisik, pengelolaan data, keterlaksanaan program kerja, peningkatan kualitas pembelajaran, serta pemenuhan standar mutu pendidikan.
Suwarni juga memberikan arahan mengenai cara mengidentifikasi bukti pendukung yang relevan untuk setiap instrumen penilaian. Seluruh dokumen perlu disusun secara teratur, mudah ditemukan, konsisten, dan sesuai dengan kondisi nyata madrasah.
Dalam proses akreditasi, bukti yang disiapkan tidak hanya berupa dokumen tertulis, tetapi juga dapat mencakup laporan kegiatan, dokumentasi foto, hasil karya peserta didik, program pembelajaran, catatan evaluasi, hasil supervisi, data kehadiran, program pengembangan kompetensi guru, serta bukti keterlibatan madrasah dalam membangun budaya mutu.
Melalui pemaparan tersebut, peserta memperoleh pemahaman bahwa kesiapan akreditasi memerlukan kerja sama lintas bidang. Kepala Madrasah, wakil kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, pengelola administrasi, serta penanggung jawab setiap program perlu memiliki pemahaman yang sama mengenai target, indikator, dan bukti yang harus disiapkan.
Selain memberikan penjelasan mengenai instrumen akreditasi, Suwarni juga menyampaikan berbagai masukan dan strategi agar MTsN 1 Aceh Besar dapat mempersiapkan diri secara lebih optimal. Salah satunya adalah pentingnya melakukan pemetaan terhadap dokumen yang telah tersedia, dokumen yang perlu diperbarui, serta bukti pendukung yang masih harus dilengkapi.


Peserta mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian dan mencatat berbagai hal penting yang disampaikan. Sesi sosialisasi juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperjelas pemahaman mengenai hal-hal teknis dan administratif yang berkaitan dengan akreditasi.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dihentikan sejenak untuk istirahat dan makan siang bersama. Suasana penuh keakraban yang terbangun dalam kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mempererat komunikasi dan kebersamaan antarpeserta.
Usai makan bersama, seluruh peserta melaksanakan Salat Zuhur berjamaah di Musala MTsN 1 Aceh Besar. Kegiatan ini mencerminkan pembiasaan nilai-nilai religius yang senantiasa menjadi bagian dari budaya madrasah.
Setelah pelaksanaan salat berjamaah, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Awal Tahun Ajaran 2026/2027 yang dipimpin oleh Kepala MTsN 1 Aceh Besar, Aizuddin, S.Pd.I.

Rapat membahas berbagai program, kebijakan, dan langkah kerja madrasah dalam menyambut tahun ajaran baru. Beberapa hal yang menjadi pembahasan meliputi pembagian tugas, penguatan disiplin kerja, peningkatan kualitas pembelajaran, penyusunan program kerja setiap bidang, koordinasi antartim, serta penyelarasan program madrasah dengan target peningkatan mutu pendidikan.
Selain itu, rapat juga menekankan pentingnya kesiapan guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran yang berkualitas, kontekstual, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Tenaga kependidikan juga diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan administrasi agar mendukung kelancaran seluruh program madrasah.


Rapat awal tahun menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi, memperjelas pembagian peran, serta memastikan bahwa seluruh program dapat dilaksanakan secara terarah dan terukur. Setiap bidang diharapkan menyusun program kerja yang realistis, memiliki target yang jelas, serta didukung dengan sistem dokumentasi dan evaluasi yang baik.
Pelaksanaan sosialisasi persiapan akreditasi dan rapat awal tahun ajaran tersebut menunjukkan komitmen MTsN 1 Aceh Besar untuk terus memperkuat budaya mutu. Akreditasi dipandang sebagai proses evaluasi dan refleksi yang dapat mendorong madrasah untuk memperbaiki berbagai aspek layanan pendidikan.
Melalui rangkaian kegiatan ini, seluruh guru dan tenaga kependidikan diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai instrumen akreditasi, semakin siap menjalankan tugas masing-masing, serta mampu membangun kerja sama yang lebih solid.
Dengan semangat kebersamaan, tanggung jawab, dan komitmen terhadap peningkatan mutu, MTsN 1 Aceh Besar terus berupaya mewujudkan madrasah yang unggul, berkualitas, berakhlak mulia, dan berprestasi serta mampu meraih hasil akreditasi terbaik.